Prabowo-Xi Jinping Bahas Proyek Great Sea Wall 🌊

Dokumentasi Sekretariat Presiden

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Presiden Prabowo bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing, membahas proyek Giant Sea Wall di Pantura Jawa dan memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Tiongkok. Kunjungan ini juga menandai komitmen menjaga hubungan bilateral dan kerja sama investasi antarnegara.
 
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China, Xi Jinping, di Great Hall of the People, Beijing, Rabu (3/9/2025). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat setelah keduanya menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan perang perlawanan rakyat Tiongkok di Tiananmen Square. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi atas undangan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin serta permintaan maaf karena tidak dapat hadir pada forum tersebut.
 
Kehadiran Prabowo ke China semula dijadwalkan sejak 31 Agustus 2025, namun ditunda karena adanya aksi demonstrasi di berbagai daerah dalam negeri. Prabowo memutuskan untuk tetap di Indonesia guna memastikan situasi kembali kondusif. Meski demikian, pemerintah China tetap mengharapkan kehadiran Presiden Indonesia dalam parade militer peringatan 80 tahun tersebut. Prabowo akhirnya berangkat ke Beijing pada 2 September malam, sebagai bentuk komitmen menjaga hubungan baik dengan Tiongkok.
 
Salah satu pokok pembahasan utama dalam pertemuan bilateral itu adalah rencana pembangunan tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) di pesisir utara Pulau Jawa. Proyek ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi ancaman banjir rob dan krisis iklim di kawasan pesisir. Prabowo dan Xi membahas potensi kerja sama dalam proyek tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan investor dari China.
 
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengonfirmasi bahwa sejumlah investor asal China telah menunjukkan minat terhadap proyek tersebut. Ia menyebut proyek Giant Sea Wall sebagai infrastruktur berskala besar yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia, sehingga masih memerlukan studi teknis dan finansial yang mendalam. AHY menekankan pentingnya membuka peluang kerja sama secara luas, tidak hanya terbatas pada satu negara atau entitas.
 
Dalam pertemuan itu, Prabowo juga menyinggung kembali kunjungan kenegaraannya ke Beijing pada November 2024 lalu yang dinilainya sebagai tonggak penting dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Menyambut 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk infrastruktur, maritim, dan investasi. Menurutnya, kemitraan yang erat akan membawa manfaat jangka panjang bagi kedua negara.
 
Pertemuan ini juga mencerminkan kesamaan pandangan antara Indonesia dan China dalam menjaga stabilitas kawasan serta memperkuat kerja sama multilateral. Prabowo menyatakan bahwa hubungan strategis Indonesia-Tiongkok memiliki potensi besar untuk terus berkembang, dan pemerintahannya siap memperluas kolaborasi di berbagai sektor demi kepentingan nasional dan regional. Xi Jinping sendiri menyambut baik kerja sama yang ditawarkan, terutama dalam proyek-proyek besar yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
 
Kunjungan Prabowo ke China sekaligus menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja singkatnya. Ia dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Rabu malam (3/9/2025), usai menghadiri parade militer dan menyelesaikan agenda bilateral. Pertemuan ini menjadi simbol penguatan fondasi hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade, serta mencerminkan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang terbuka terhadap kolaborasi strategis dengan berbagai mitra global.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...