Thailand dan Kamboja Kembali Bersitegang!

Al Jazeera

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Thailand dan Kamboja saling memanas, satu tentara Thailand tewas, ribuan warga mengungsi, dan kedua negara saling tuduh langgar gencatan senjata.
 
Ketegangan kembali meningkat di perbatasan Thailand–Kamboja setelah terjadi bentrokan bersenjata pada Senin (8/12). Militer Thailand melaporkan satu tentaranya tewas dan sejumlah lainnya luka-luka akibat serangan pasukan Kamboja di wilayah Ubon Ratchathani. Insiden ini memicu respons balasan dari Thailand yang mengerahkan jet tempur untuk menyerang target-target militer lawan.
 
Menurut pernyataan pejabat militer Thailand, pasukan Kamboja menembakkan senapan, meriam, dan roket BM-21 ke arah fasilitas militer serta area sipil Thailand sejak dini hari. Otoritas Thailand juga menyebut Kamboja memperluas serangan hingga wilayah Surin dan Si Sa Ket.
 
Serangan berulang di perbatasan memaksa pemerintah Thailand mengevakuasi warga di empat provinsi timur laut, dengan lebih dari 385.000 orang dipindahkan dari area berbahaya. Laporan militer juga menyebut Kamboja melakukan mobilisasi besar-besaran sejak Minggu malam.
 
Sementara itu, mantan pemimpin Kamboja Hun Sen menuduh Thailand bertindak sebagai agresor dan meminta militernya menahan diri agar tidak terpancing. Meski demikian, kedua negara saling melayangkan tuduhan pelanggaran gencatan senjata yang sebelumnya ditengahi oleh Malaysia dan Amerika Serikat. Eskalasi terbaru ini memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik besar di kawasan perbatasan yang telah diperebutkan lebih dari satu abad.
 
 

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...