M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Komdigi menemukan inkonsistensi ekstrem dalam rating game IGRS di Steam. PUBG rating 3+ sementara Upin Ipin Universe 18+. Komdigi dan Steam melakukan investigasi bersama untuk mengidentifikasi celah sistem.
Intinya… Komdigi menemukan inkonsistensi ekstrem dalam rating game IGRS di Steam. PUBG rating 3+ sementara Upin Ipin Universe 18+. Komdigi dan Steam melakukan investigasi bersama untuk mengidentifikasi celah sistem.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan kejanggalan dalam sistem rating usia Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform Steam, dimana game dengan konten seksual mendapat rating 3+ sementara game seperti Metal Gear Solid Delta diberi label tidak layak distribusi. Komdigi telah melakukan investigasi bersama Steam sejak Selasa (7/4/2026) setelah menemukan inkonsistensi ekstrem, contohnya PUBG rating 3+ sedangkan Upin Ipin Universe rating 18+.
Sistem IGRS sendiri telah menerapkan mekanisme verifikasi berlapis mulai dari self-assessment hingga self-declaration oleh pengembang atau publisher game. Menurut Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi Sonny Hendra Sudaryana, mekanisme berlapis ini seharusnya dapat meminimalkan kesalahan klasifikasi usia, namun tetap terbukti mengalami kejanggalan yang dinilai sangat ekstrem.
Sebagai langkah awal, Komdigi dan Steam telah menghapus (take down) rating game yang dinilai janggal dari platform untuk menghindari kebingungan konsumen. Investigasi menyeluruh akan melibatkan pelaku industri game dan asosiasi terkait guna mengidentifikasi akar permasalahan, dengan hasil akan diumumkan secara terbuka kepada publik setelah selesai.
Komdigi menekankan pentingnya sistem rating ini sebagai panduan bagi orang tua dalam memastikan anak mengakses game sesuai usia mereka. Implementasi penuh IGRS baru berjalan pada 2026, sehingga evaluasi dan penyempurnaan akan terus dilakukan seiring regulasi terkait klasifikasi usia game yang telah dibahas sejak 2014 melalui berbagai kebijakan pemerintah.


