Kasus Kekerasan Daycare di Jogja Terungkap!

Pavel Danilyuk from Pexels

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Polisi mengungkap kekerasan sistematis di daycare Little Aresha Yogyakarta. 13 tersangka ditangkap, izin daycare ilegal, Pemkot lakukan sweeping, dan KPAI minta penutupan permanen serta perlindungan bagi keluarga korban
 

Kasus kekerasan terhadap anak terjadi di daycare (tempat penitipan anak) Little Aresha yang berlokasi di Umbulharjo, Yogyakarta, dan terungkap pada Jumat (24/04/2026), setelah digrebek oleh pihak polisi. Dalam penggerebekan tersebut, anak-anak ditemukan dalam kondisi terikat, menguatkan dugaan adanya praktik kekerasan yang dilakukan secara sistematis. 

 
Polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka, termasuk DK selaku ketua yayasan dan AP sebagai kepala sekolah. Keduanya diduga memberi instruksi lisan agar para pengasuh melakukan kekerasan. Mereka hadir setiap pagi dan mengetahui tindakan tersebut terhadap anak-anak.
 
Wali Kota Jogja menyatakan Little Aresha tidak memiliki izin sebagai tempat penitipan anak maupun PAUD. Pemkot Jogja juga akan melakukan sweeping ke seluruh daycare yang beroperasi tanpa izin. Pemeriksaan akan mencakup standar fasilitas, keamanan, dan kepatuhan pada aturan yang berlaku.
 

KPAI meminta daycare tersebut ditutup permanen dan mendesak perlindungan dari LPSK bagi keluarga korban yang mendapat intimidasi. KPAI menilai pola kekerasan di daycare tersebut bersifat sistematis dan berlangsung lama. Hingga kini, 53 anak telah terdata sebagai korban, dan polisi masih mendalami motif para pelaku.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...