Blackout Sumatera, 7 Orang Jadi Korban

Tempo

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Mati listrik massal di Sumatera (22/5) dipicu gangguan cuaca di Jambi, menyebabkan efek domino hingga Aceh. Tragisnya, 4 orang meninggal dan 3 lainnya terluka akibat keracunan asap genset.
 
Jumat malam 22/05/2026 pukul 18.44 WIB, seluruh wilayah Sumatera mengalami mati listrik massal yang luar biasa. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pemadaman ini dipicu oleh gangguan cuaca yang merusak transmisi 275 KV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Akibat transmisi terputus, sistem kelistrikan mengalami efek domino, pembangkit listrik otomatis padam atau over supply, sehingga seluruh jaringan listrik dari Jambi, Riau, Sumatera Utara hingga Aceh kolaps total.
 
Tragedi pertama terjadi di Batubara, Sumatera Utara, ketika dua karyawan toko aksesoris ponsel ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan, Sabtu 23/05/2026 siang. Mereka diduga tewas akibat keracunan asap mesin genset yang digunakan saat pemadaman listrik. Selain dua korban meninggal, dua orang lainnya berhasil diselamatkan dan dirawat di RSUD Bidadari.
 
Di tempat lain, tiga remaja di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, juga menjadi korban saat tidur di ruang sekretariat masjid dengan genset menyala tanpa ventilasi. Mereka menyalakan genset untuk mengisi baterai HP sekira pukul 21.00 WIB, lalu memutuskan tidur di kamar belakang dengan pintu tertutup.
 
Total 7 orang dilaporkan menjadi korban, 4 meninggal dan 3 dirawat medis, dalam dua insiden terpisah akibat penggunaan genset yang tidak aman selama blackout. Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting tentang bahaya karbon monoksida dan pentingnya ventilasi saat menggunakan genset. PLN kini bergerak cepat memulihkan jaringan listrik Sumatera sambil masyarakat diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam situasi darurat.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...