M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Protes besar pecah di Los Angeles akibat razia imigrasi ICE, memicu bentrok, penangkapan, dan pengerahan 4.000 National Guard oleh Trump tanpa persetujuan gubernur. Aksi serupa direncanakan di New York, Chicago, Texas, Georgia, Washington DC, dan lainnya.
Intinya… Protes besar pecah di Los Angeles akibat razia imigrasi ICE, memicu bentrok, penangkapan, dan pengerahan 4.000 National Guard oleh Trump tanpa persetujuan gubernur. Aksi serupa direncanakan di New York, Chicago, Texas, Georgia, Washington DC, dan lainnya.
Gelombang protes besar melanda Los Angeles sejak 6 Juni 2025 setelah ICE melakukan razia imigrasi serentak di berbagai lokasi seperti Home Depot, pabrik garmen, gudang, dan area pedagang kaki lima. Sebanyak 44 orang ditangkap, termasuk yang diduga anggota geng kriminal. Tindakan ini memicu blokade di Edward R Roybal Federal Building, tempat para tahanan diproses.
Presiden SEIU, David Huerta, turut ditangkap saat memimpin aksi di luar pabrik garmen, yang memicu solidaritas di Metropolitan Detention Center. LAPD menetapkan area tersebut sebagai pertemuan ilegal, menggunakan gas air mata dan melakukan penangkapan massal.
Pada 7 Juni, razia tambahan ICE di Paramount mendorong bentrokan antara aparat dan demonstran. Protes berubah rusuh: kendaraan dibakar, batu dilempar, dan jalanan diblokir. Presiden Trump memerintahkan pengerahan 2.000 National Guard di bawah Title 10 tanpa izin Gubernur California Gavin Newsom—pertama kalinya terjadi lagi sejak kerusuhan 1965.
Pengerahan pasukan federal terjadi lagi pada 8 Juni, memicu protes besar di pusat kota LA. Ribuan massa memenuhi Metropolitan Detention Center, memblokir 101 Freeway, dan membakar mobil swakemudi Waymo. Aparat merespons dengan gas air mata, peluru karet, dan granat kejut.
Pada 9 Juni, ICE melanjutkan razia di pinggiran kota seperti Santa Ana dan Paramount. Ribuan orang berkumpul di Grand Park menuntut penghentian razia, pembebasan Huerta (yang kemudian dibebaskan dengan jaminan $50.000), dan penarikan militer. Pemerintah California menggugat federal atas pengerahan pasukan tanpa persetujuan negara bagian.
Trump menggandakan jumlah National Guard menjadi 4.000 dan menambah 700 Marinir—pengerahan domestik terbesar dalam puluhan tahun—meningkatkan konflik antara otoritas federal dan negara bagian California.
Pada 10 Juni, protes memasuki hari kelima dengan sebagian aksi damai, namun disertai penjarahan dan vandalisme. Wali Kota Karen Bass memberlakukan status darurat dan jam malam di sebagian Downtown LA, sementara biaya operasi militer diperkirakan mencapai $134 juta.
Selain di California, demonstrasi terencana dan sudah berlangsung tercatat di negara bagian berikut: New York (NYC), Massachusetts (Boston), Illinois (Chicago), Texas (Dallas, Austin, San Antonio), Georgia (Atlanta), Pennsylvania (Philadelphia), Oregon (Portland), Washington (Seattle), Nevada (Las Vegas), Ohio (Columbus), North Carolina (Charlotte), Kentucky (Louisville), Tennessee (Memphis), Michigan (Detroit), Oklahoma (Oklahoma City), Maryland (Baltimore), dan Washington DC, serta kota-kota lainnya, seperti Newark, Detroit, dan Portland. Hal ini menunjukkan skala nasional gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi dan rezim razia ICE.


