Fenomena Bendera One Piece Jelang HUT RI ke-80

CNA

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Bendera One Piece dikibarkan jelang HUT RI, menuai perdebatan antara ekspresi budaya pop dan tudingan mencederai nasionalisme.
 
Menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, fenomena pengibaran bendera bajak laut “Jolly Roger” dari serial manga One Piece di sejumlah kampus dan ruang publik menarik perhatian masyarakat. Aksi ini banyak dianggap sebagai ekspresi budaya pop generasi muda, namun juga menuai kritik tajam dari beberapa pihak karena dinilai menyimpang dari semangat nasionalisme.
 
Simbol bajak laut tersebut dilihat sebagian anak muda sebagai bentuk perlawanan simbolik terhadap ketidakadilan dan sistem yang represif. Dalam konteks budaya pop, bendera ini merepresentasikan impian, kebebasan, dan solidaritas seperti yang dicontohkan tokoh fiksi Monkey D. Luffy.
 
Namun, Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa menyebut pengibaran bendera fiksi tersebut sebagai tindakan yang mencederai semangat nasionalisme. Ia mengimbau para pemuda, terutama pengurus KNPI di seluruh daerah, untuk mencegah aksi serupa karena dinilai berpotensi memecah persatuan bangsa.
 
Fenomena ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan antara ekspresi simbolik generasi muda dan tafsir nasionalisme arus utama. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat merespons secara bijak, dengan membuka ruang dialog ketimbang tindakan represif terhadap ekspresi budaya pop yang berkembang.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...