Perang Dagang AS-China Bisa Bikin Indonesia Untung!

Port Technology

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Tarif impor 100% AS terhadap China bisa jadi peluang bagi ekspor Indonesia, tapi menimbulkan gejolak pasar dan ketegangan ekonomi global.
 
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana memberlakukan tarif impor hingga 100 persen terhadap produk asal China mulai 1 November 2025. Langkah ini memicu ketegangan perdagangan baru antara dua kekuatan ekonomi dunia, yang berdampak langsung pada pasar global dan menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi internasional.
 
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan tarif tinggi tersebut tidak akan menjadi ancaman bagi Indonesia. Sebaliknya, kenaikan harga produk China di pasar Amerika dapat membuka peluang bagi barang-barang Indonesia untuk lebih bersaing. “Kalau China dikenai tarif 100 persen, barang kita jadi lebih kompetitif di AS. Untuk kita untung,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/10).
 
Sementara itu, China menegaskan tidak takut menghadapi perang dagang yang dimulai oleh Amerika Serikat. Juru bicara Kementerian Perdagangan China menyebut bahwa tindakan AS merupakan bentuk standar ganda dan tidak membantu memperbaiki hubungan perdagangan. Beijing menilai pendekatan semacam itu justru memperburuk ketegangan dan merugikan kedua pihak.
 
Kabar tersebut segera mengguncang pasar keuangan dunia. Indeks saham utama AS turun tajam, sementara harga emas melonjak ke rekor tertinggi akibat meningkatnya permintaan aset aman. Para analis memperingatkan, jika konflik ini berlanjut, rantai pasokan global berisiko terganggu dan dapat mengubah arah perdagangan dunia dalam waktu dekat.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...