M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Presiden AS Donald Trump menyatakan telah memilih calon pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed, dengan Kevin Hassett disebut sebagai kandidat terkuat. Pengumuman resmi diperkirakan dilakukan sebelum libur Natal tahun ini.
Intinya… Presiden AS Donald Trump menyatakan telah memilih calon pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed, dengan Kevin Hassett disebut sebagai kandidat terkuat. Pengumuman resmi diperkirakan dilakukan sebelum libur Natal tahun ini.
Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia telah memilih sosok yang akan menggantikan Jerome Powell sebagai ketua Federal Reserve. Pernyataan ini disampaikan Trump kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One, meski ia belum menyebutkan nama calon tersebut.
“Saya sudah tahu siapa yang akan saya pilih. Kami akan segera mengumumkannya,” ujar Trump, seperti dikutip dari Bloomberg.
Keputusan ini sejalan dengan keinginan Trump untuk mendorong pemangkasan suku bunga yang lebih agresif. Selama ini, Trump kerap mengkritik kebijakan moneter Powell yang dinilai terlalu lambat dalam menurunkan suku bunga, bahkan pernah memberinya julukan “Terlalu Terlambat”.
Kevin Hassett Jadi Kandidat Terkuat
Sumber-sumber yang dekat dengan proses seleksi menyebutkan bahwa Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih dan penasihat ekonomi utama Trump, merupakan kandidat terdepan. Hassett dianggap sejalan dengan visi Trump untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih jauh.
Sumber-sumber yang dekat dengan proses seleksi menyebutkan bahwa Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih dan penasihat ekonomi utama Trump, merupakan kandidat terdepan. Hassett dianggap sejalan dengan visi Trump untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih jauh.
“Kami melihat lelang obligasi pemerintah berjalan sangat baik, suku bunga turun, dan saya pikir masyarakat Amerika bisa berharap Presiden Trump memilih seseorang yang akan membantu mereka mendapatkan kredit mobil lebih murah serta akses KPR dengan bunga lebih rendah,” kata Hassett dalam wawancara dengan CBS Face the Nation, Minggu (30/11).
Meski menyebut kabar pencalonannya sebagai rumor, respons pasar terhadap namanya cukup positif. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sempat turun di bawah 4% pekan lalu, mencerminkan harapan pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih dovish.
Proses Seleksi dan Calon Lainnya
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang memimpin proses penyaringan, menyebutkan bahwa pengumuman calon ketua The Fed kemungkinan besar akan dilakukan sebelum 25 Desember 2025.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang memimpin proses penyaringan, menyebutkan bahwa pengumuman calon ketua The Fed kemungkinan besar akan dilakukan sebelum 25 Desember 2025.
Selain Hassett, sejumlah nama lain juga masuk dalam daftar pertimbangan, di antaranya:
- Christopher Waller (Gubernur The Fed)
- Michelle Bowman (Gubernur The Fed)
- Kevin Warsh (Mantan Gubernur The Fed)
- Rick Rieder (Eksekutif BlackRock)
Scott Bessent sendiri beberapa kali disebut Trump sebagai calon, namun ia secara konsisten menolak kemungkinan tersebut.
Beberapa ekonom dan mantan pejabat The Fed mengungkapkan kekhawatiran bahwa pemilihan ketua baru berpotensi mengikis independensi bank sentral jika calon yang dipilih dinilai terlalu dekat dengan Presiden.
Eks Presiden The Fed Minneapolis, Narayana Kocherlakota, memperingatkan bahwa jika ketua baru dianggap terlalu mengikuti kehendak politik, suku bunga jangka panjang berisiko melonjak akibat meningkatnya ekspektasi inflasi.
Namun, juru bicara Gedung Putih Kush Desai membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa kebijakan moneter akan tetap berbasis data. Desai juga menyebut tren inflasi sudah melemah sehingga ruang untuk melonggarkan suku bunga kembali terbuka, dilansir USA Today.
Persetujuan Senat Menjadi Penentu
Siapa pun calon yang dipilih Trump harus melalui proses konfirmasi oleh Senat AS. Jika berasal dari luar internal The Fed, calon terpilih juga akan menjalani masa jabatan 14 tahun sebagai Gubernur The Fed, dimulai pada Februari mendatang.
Siapa pun calon yang dipilih Trump harus melalui proses konfirmasi oleh Senat AS. Jika berasal dari luar internal The Fed, calon terpilih juga akan menjalani masa jabatan 14 tahun sebagai Gubernur The Fed, dimulai pada Februari mendatang.
Pengumuman calon ketua The Fed ini akan menjadi salah satu keputusan moneter paling penting dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak signifikan terhadap pasar keuangan global dan perekonomian AS.


