Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia

Vox

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Penembakan di pantai Bondii saat perayaan Hanukkah menewaskan sekitar 15 orang. Polisi menyebut aksi terorisme, pelaku ayah dan anak.
 
Penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, setidaknya menyebabkan 15 orang tewas. Terjadi pada saat acara perayaan Hanukkah tengah berlangsung pada Minggu (14/12/2025). Kepolisian New South Wales menyatakan insiden tersebut sebagai aksi terorisme yang menargetkan komunitas Yahudi. 
 
Polisi mengungkapkan pelaku penembakan merupakan ayah dan anak, Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). Sajid tewas ditembak di lokasi kejadian, sementara Naveed kini dirawat dalam kondisi kritis. Keduanya diduga telah menyatakan kesetiaan kepada kelompok teroris ISIS. 
 
Penembakan terjadi sekitar pukul 18.47 waktu setempat, memicu kepanikan ratusan pengunjung pantai. Polisi segera menutup area dan melakukan penyisiran, termasuk penggeledahan properti sewaan di Campsie yang diduga menjadi lokasi persiapan serangan. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut serangan ini sebagai tindakan kejahatan antisemitisme yang keji. 
 
Insiden ini menjadi penembakan paling mematikan di Australia sejak tragedi Port Arthur 1996. Pemerintah Australia menyatakan akan meninjau ulang dan memperketat undang-undang kepemilikan senjata api, termasuk pembatasan jumlah senjata dan evaluasi berkala izin senjata. 

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...