Valuasi Bukan Segalanya, Ini Penyebab Warner Bros Pilih Netflix

shiftdelete

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… WBD memilih tawaran akuisisi Netflix senilai US$82,7 miliar karena dinilai lebih pasti, aman, dan minim risiko dibanding proposal Paramount–Skydance yang lebih tinggi namun berisiko pendanaan dan regulasi.
 
Keputusan Warner Bros. Discovery (WBD) untuk menerima tawaran akuisisi dari Netflix senilai US$82,7 miliar dan menolak penawaran yang lebih tinggi dari Paramount–Skydance menjadi sorotan publik. Berdasarkan dokumen dan sumber yang dikutip dari Bloomberg, sejumlah faktor krusial menjadi penentu pilihan ini, utamanya terkait kepastian transaksi, struktur pendanaan, dan pertimbangan operasional jangka panjang.
 
Dewan direksi WBD menilai bahwa kesepakatan dengan Netflix menawarkan “nilai, kepastian, dan ketentuan yang lebih baik” dibandingkan proposal dari Paramount. Meskipun Paramount menawarkan harga US$30 per saham (sekitar US$108 miliar termasuk utang) lebih tinggi dari tawaran Netflix sebesar US$27,75 per saham struktur dan kondisi yang diajukan Paramount dinilai mengandung risiko tinggi.
 
Salah satu ganjalan utama adalah kekhawatiran WBD terhadap skema pendanaan yang diajukan Paramount, yang dipimpin David Ellison. Pendanaan ekuitas tersebut didukung oleh revocable trust (trust yang dapat dicabut) yang mengelola kekayaan ayah David, miliarder software Larry Ellison. Sifat trust yang dapat ditarik kapan saja dianggap berisiko, karena WBD berpotensi kehilangan perlindungan hukum jika aset dalam trust tersebut ditarik di tengah proses.
 
Risiko ini semakin nyata setelah salah satu pendukung utama Paramount, Affinity Partners pimpinan Jared Kushner (menantu mantan Presiden AS Donald Trump), menarik diri dari rencana akuisisi dengan alasan keterlibatan “dua pesaing kuat”.
 
Dewan direksi WBD juga menyoroti potensi terganggunya operasional perusahaan selama proses persetujuan regulator yang dapat memakan waktu satu tahun atau lebih. Paramount dinilai tidak memberikan fleksibilitas yang memadai bagi WBD untuk menjalankan bisnis dan mengelola neraca keuangan selama masa transisi. Sementara itu, kesepakatan dengan Netflix dinilai lebih jelas dan memberikan kepastian struktural.
 
Netflix telah menyetujui reverse break-up fee sebesar US$5,8 miliar jika transaksi gagal mendapatkan persetujuan regulator. Ini mencerminkan komitmen kuat Netflix dalam menyelesaikan akuisisi. Selain itu, Netflix menawarkan kombinasi tunai dan saham yang dinilai lebih stabil dan transparan.
 
Meskipun perjanjian dengan Netflix melarang WBD secara aktif mencari penawaran dari pihak lain, perusahaan tetap diperbolehkan mempertimbangkan proposal yang masuk. Jika ada penawaran yang dinilai lebih unggul, WBD wajib memberikan kesempatan kepada Netflix untuk menyamai tawaran tersebut.
 
Keputusan WBD menunjukkan bahwa dalam transaksi strategis sebesar ini, faktor kepastian, struktur pendanaan yang aman, dan kelancaran operasional sering kali lebih diutamakan daripada harga tertinggi semata. Dengan memilih Netflix, WBD memprioritaskan stabilitas dan integrasi yang mulus, sambil tetap menjaga kemungkinan untuk menerima tawaran yang lebih baik jika ada di kemudian hari.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...