Ancaman Bom ke Sekolah di Depok, Polisi Pastikan Aman

Kompas

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Sejumlah sekolah di Depok menerima ancaman bom via email. Polisi dan Gegana Brimob melakukan penyisiran dan memastikan seluruh lokasi aman. Kepolisian masih menyelidiki motif serta identitas pelaku teror tersebut.
 
Sejumlah sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, menerima teror ancaman bom melalui surat elektronik pada Selasa, 23 Desember 2025. Ancaman tersebut dikirim ke bagian tata usaha sekolah-sekolah dengan menggunakan alamat email yang mengaku bernama Kamila Lutfiani Hamdi. Dalam pesan itu, pengirim menyampaikan ancaman serius berupa peledakan bom, penculikan, pembunuhan, hingga penyebaran narkoba di lingkungan sekolah.
 
Sekolah-sekolah yang dilaporkan menerima ancaman antara lain SMA Ar-Rahman, SMA PGRI 1 Depok, Bintara, Cakra Buana, SMAIT Nurrurahman, Budi Bakti, SMAN 7 Sawangan, SMAN 6 Depok, serta SMA Nururrahman. Isi email bernada kasar dan mengandung ancaman kekerasan terhadap siswa dan warga sekolah, sehingga memicu kekhawatiran orang tua dan pihak sekolah.
 
Pengirim email juga mengungkapkan alasan di balik ancaman tersebut. Ia mengaku kecewa dan marah terhadap sistem pendidikan dan aparat penegak hukum di Depok, serta menyebut adanya laporan yang tidak ditangani secara adil. Pengakuan tersebut kini menjadi bagian dari bahan penyelidikan kepolisian.
 
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Metro Depok bersama Detasemen Gegana Brimob Polri, Inafis, dan jajaran Polsek setempat langsung melakukan penyisiran dan sterilisasi di sekolah-sekolah yang disebutkan. Polisi memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan atau bahan berbahaya di seluruh lokasi yang diperiksa.
 
Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menyatakan bahwa sebanyak 10 sekolah telah dicek dan seluruhnya dinyatakan aman. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dari pihak sekolah serta mendatangi alamat yang disebutkan oleh terduga pelaku dalam email.
 
Kapolres Metro Depok Komisaris Bear Abdul Waras mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh pesan berantai yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan memastikan pelaku bertanggung jawab atas ancaman tersebut.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...