Kenaikan Plastik Picu Lonjakan Harga serta Turunkan Potensi Limbah!

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Harga plastik global melonjak akibat gangguan pasokan, menekan pedagang pasar tradisional. Pedagang menahankan harga meski margin menipis, sementara risiko kenaikan barang meningkat dan dorongan penggunaan alternatif ramah lingkungan menguat.
 
Kenaikan harga plastik global mulai menekan pedagang pasar tradisional di Indonesia sejak akhir Februari 2026, dipicu gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah. Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Reynaldi Sarijowan menyebut lonjakan harga terjadi bertahap hingga mencapai sekitar 50 persen. Meski biaya meningkat, pedagang memilih menahan harga jual untuk menjaga daya beli konsumen.
 
Harga kantong plastik yang sebelumnya sekitar Rp10.000 kini naik menjadi Rp15.000, sementara beberapa jenis plastik seperti HD, PE, dan OPP bahkan melonjak hingga mendekati dua kali lipat dari harga normal. Kenaikan ini terjadi secara bertahap sejak menjelang Ramadan, dengan kenaikan mingguan yang terus berlanjut hingga awal April.
 
Pedagang memilih menekan margin keuntungan daripada menaikkan harga barang. Langkah ini diambil agar pelanggan tidak beralih ke penjual lain, meskipun keuntungan menjadi semakin tipis. Namun, jika kondisi ini berlangsung lama, pedagang berpotensi menyesuaikan harga jual guna menutup beban biaya kemasan yang terus meningkat.
 
IKAPPI menilai gangguan pasokan bahan baku plastik berkaitan erat dengan faktor geopolitik.. Selain itu, pemerintah didorong untuk memperkuat kerja sama dagang dengan negara pemasok alternatif. Di sisi lain, penggunaan kantong belanja ramah lingkungan terus didorong, meski adopsinya masih terkendala kebiasaan masyarakat yang bergantung pada plastik.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments