Viral Rumah Diangkut Utuh di Jalan Raya Luar Negeri

Two 3d human carry small white house. Houses and forest as backdrop

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Pemindahan rumah utuh di jalan raya menjadi perhatian karena terlihat tidak lazim bagi masyarakat Indonesia. Namun, di beberapa negara praktik ini sudah biasa dilakukan berkat dukungan teknologi, regulasi jelas, serta koordinasi lalu lintas yang memastikan proses tetap aman.
 
Fenomena pemindahan rumah secara utuh di jalan raya menjadi sorotan setelah video seorang diaspora Indonesia di Selandia Baru viral di media sosial. Dalam video tersebut, pengendara diminta menepi karena sebuah rumah besar sedang diangkut menggunakan truk khusus.
 
Rumah yang dipindahkan tampak masih utuh, lengkap dengan dinding, jendela, pintu, dan atap. Ukurannya bahkan hampir selebar jalan, sehingga membuat pengendara lain harus berhenti sementara. Proses ini dikawal oleh kendaraan pengiring yang memberikan peringatan kepada pengguna jalan.
 
Di Selandia Baru, praktik ini tergolong umum dan telah diatur dengan prosedur khusus. Kendaraan pengangkut biasanya didampingi mobil pembuka jalan dan pengiring di belakang, sehingga proses pemindahan tetap aman dan lancar tanpa menimbulkan kemacetan berarti.
 
Fenomena serupa juga terjadi di berbagai negara lain. Di Amerika Serikat, beberapa rumah bahkan dipindahkan dalam kondisi terbelah menjadi dua karena ukuran yang terlalu besar. Sementara itu, di Swedia, sebuah gereja kayu seberat ratusan ton pernah dipindahkan sejauh beberapa kilometer akibat kondisi tanah yang tidak stabil.
 
Di Australia, rumah juga dapat “dikirim” ke pembeli dengan biaya tinggi, menunjukkan bahwa konsep memindahkan bangunan utuh bukan hal baru di negara maju. Proses ini biasanya dilakukan menggunakan teknologi hidrolik dan perencanaan matang, termasuk penyesuaian lalu lintas dan pemadaman listrik sementara.
 

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...