Apple Kembangkan “AI Pin”, Perangkat Wearable AI dengan Kamera Ganda

techdaily

PukulEnam Newsletter

Bergabunglah bersama ribuan subscriber lainnya dan nikmati berita terhangat yang up-to-date setiap paginya melalui inbox emailmu, gratis!



M.K.S.A (Mager Kepanjangan, Singkat Aja)
Intinya… Apple dikabarkan mengembangkan AI Pin, wearable tanpa layar berbasis AI yang dipasang di pakaian, dengan kamera dan sensor untuk interaksi kontekstual, ditargetkan meluncur sekitar 2027.
 
 Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disebut "AI Pin". Perangkat ini didesain untuk dipasang di pakaian pengguna dan diproyeksikan meluncur paling cepat pada tahun 2027.
 
Berdasarkan laporan dari The Information, AI Pin ini digambarkan memiliki bentuk cakram tipis dengan material aluminium dan kaca, mirip AirTag namun sedikit lebih tebal. Perangkat ini tidak dilengkapi layar, menandakan interaksi utamanya akan mengandalkan AI, perintah suara, serta sensor.
 
Salah satu sorotan utama dari perangkat ini adalah keberadaan dua kamera di bagian depan, terdiri dari lensa standar dan lensa sudut lebar. Kamera tersebut ditujukan untuk menangkap foto dan video lingkungan pengguna, yang nantinya akan menjadi fondasi untuk fitur AI kontekstual seperti pengenalan objek atau situasi.
 
Dari sisi audio, AI Pin dilengkapi dengan tiga mikrofon dan satu speaker, yang memungkinkan penangkapan suara lebih akurat untuk perintah suara dan interaksi dengan asisten AI. Konfigurasi ini juga mengindikasikan dukungan teknologi peredam kebisingan.
 
Apple dilaporkan memiliki kepercayaan diri yang tinggi terhadap produk ini, dengan rencana produksi awal mencapai sekitar 20 juta unit saat peluncuran. Pengembangan AI Pin ini juga dianggap sebagai upaya Apple untuk bersaing di pasar wearable AI, yang akan diisi oleh kompetitor seperti OpenAI yang dikabarkan akan meluncurkan perangkat keras AI pertamanya pada paruh kedua 2026.
 
Industri wearable AI bukanlah area yang mudah. Sebelumnya, startup Humane yang didirikan mantan karyawan Apple gagal memasarkan produk serupa, Humane AI Pin, yang hanya terjual kurang dari 10.000 unit pada 2024. Produk itu menuai kritik karena respons AI yang lambat dan daya tahan baterai yang buruk, sehingga akhirnya perusahaan tersebut harus menjual sebagian asetnya. Kegagalan ini menjadi pelajaran penting tentang betapa matangnya eksekusi yang dibutuhkan untuk diterima pasar.
 
Jika AI Pin ini benar diluncurkan, perangkat ini bisa menandai transformasi Apple dari produsen perangkat pintar konvensional menjadi pemain utama di era wearable berbasis AI.

Ditulis oleh

Bagikan Artikel

Facebook
X
WhatsApp
LinkedIn
Email
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Kamu mungkin juga suka...